Header Ads

ad728
  • Berita Terbaru

    Malam Tahlil ke 40 hari, Asshiddiqiyah 06 Serpong bersama Tokoh Agama dan Masyarakat Sekitar Kirim Doa Untuk Almagfurlah DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ


    Drs. KH. Munhady Muslih, MA memimpin do’a dalam acara Tahlil dan Do’a Bersama di rumah kediaman almagfurlah DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ pada kamis (21/1) malam

    ACMA Media Warga NU benar-benar merasa kehilangan atas berpulangnya DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ yang wafat pada Minggu (13/12) lalu. Selain sebagai Da’i Nasional, DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ juga dikenal sebagai tokoh yang mewakafkan hidupnya untuk syiar islam di seluruh pelosok negeri.

    Untuk mendo’akan almarhum, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 06 Serpong menggelar acara Tahlil dan Do’a Bersama pada malam 40 hari wafatnya. Acara digelar di Rumah abah yai, Kamis (21/1) malam secara terbatas dan sederhana, dan diikuti tokoh agama dan masarakat sekitar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. “Beliau termasuk salah satu tokoh NU yang sangat karismatik,” kenang Drs. KH. Munhady Muslih, MA, saat memberi sambutan selepas memimpin tahlil dan doa.

    Drs. KH. Munhady Muslih, MA  didampingi Ust. Ahmad Turmudzi keluar dari rumah duka setelah selesai memimpin tahlil dan do'a


    Acara juga dihadiri oleh Ibu Nyai Hj. Ita Widiya Nugraha, SE dan Anak-anak (Clio Buja Ramadhan, Ahmad Munawir Sabililhaq Iskandar dan Kaureen Zafira Sakhi) beserta Keluarga Besar Bapak Hafied Maralara. acara malam tahlil ini diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin Drs. KH. Munhady Muslih, MA. dan Para peserta yang hadir di acara maupun yang mengikuti lewat daring, seolah larut dalam suasana duka. 
    Setelah pembacaan doa berakhir, tamu undangan dipersilahkan menikmati hidangan yang telah disediakan. terakhir, Ust. Dahruji Selaku kepala pesantren (Lurah. -Red) memberikan himbauan kepada para hadirin untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini mengingat kasus Covid 19 belum berakhir di Tangerang Selatan. Kegiatan seperti 40 hari ini meskipun sederhana, tapi tetap harus memberikan contoh kepada masyarakat luas.

    “Himbauan kepada seluruh santri, sudah menjadi kewajiban pribadi untuk tetap waspada dan disiplin dalam menggunakan protokol kesehatan. Termasuk dalam kegiatan keagamaan seperti 40 hari ini,” tutupnya.


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728